Tekan Angka Kemiskinan, Kapanewon Seyegan Usulkan Pendampingan 1 RW 1 Gakin

Satu lagi program yang menjadi pilot proyek Program Penanggulangan kemiskinan (Prognangkis) Seyegan yang disepakati selain sambang gakin yang sudah berjalan selama ini. Adanya percontohan binaan 1 RW 1 Gakin yang secara fokus akan didampingi untuk dientaskan.

Hal ini disepakati pada Rakor Prognangkis yang diadakan pada hari Kamis, (25/03) yang digelar di Ruang Rapat I Kapanewon Seyegan.

Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 itu dihadiri oleh Panewu Anom, Kepala Jawatan Sosial, Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK), Ketua UPK, Kamituwo 5 Kalurahan, Ketua KIM, Ketua PKH dan Pendamping PKH.

Dalam sambutannya, Djoko Muljanto, SP, Panewu Anom menyampaikan bahwa angka kemiskinan Kapanewon Seyegan meningkat 0,71% dari prosentase tahun lalu sebesar 13,2% menjadi 13,93%. Disatu  sisi terjadi penurunan untuk angka stunting, ODGJ dan disabilitas. Demikian juga untuk angka putus sekolah yang menurun.

Djoko menambahkan dengan adanya pendemi covid 19 ini memang berdampak terhadap permasalahan sosial sehingga semua kegiatan pemerintah sekarang ini difokuskan pada kegiatan untuk membangkitkan ekonomi dan memulihkan kondisi sosial.

Melalui pendampingan PKH (Program Keluarga Harapan) diharapkan ada target yang harus dipenuhi. Dengan adanya 13 pendamping PKH  di wilayah Seyegan, Djoko mengharapkan ada graduasi sebesar 260 orang dengan masing mading pendamping dibebani 20 orang. Sedangkan diawal tahun 2021 ini, tercatat di bulan Januari-Pebruari  sebanyak 50 orang KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang mengajukan graduasi.

Upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dan semua pihak telah dijalankan, dari penyaluran BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa), BST (Bantuan Sosial Tunai), pemberian Jadup, bantuan dari UPK untuk UMKM sampai dengan intervensi terhadap gakin yang belum mendapat akses telah dilakukan. Namun demikian masih perlu dilakukan terobosan program untuk mengatasi hal tersebut. Sambang gakin yang sudah dilakukan selama ini dirasa perlu untuk dilakukan strategi baru untuk mengatasi masalah kemiskinan.

Dalam kesempatan itu , Djoko melontarkan gagasan untuk pendampingan gakin di setiap RT/RW. Cukup 1 gakin di setiap RT/RW yang ada gakinnya dan potensi SDM yang memadai yang kemudian fokus didampingi.

Rusmarinto, M.Kes, Ketua TPK Kapanewon Seyegan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kemiskinan bersifat sektoral sehingga diperlukan strategi khusus untuk menanganinya. Rusmarinto setuju dengan usulan percontohan binaan 1 RW 1 Gakin, sehingga masing masing Kalurahan mempunyai dusun binaan dengan variabel yang jelas. Ditambahkan juga bahwa dengan adanya kemiskinan ini menjadikan dinamika yang terjadi masuk kedalam ranah masalah sosial. Sehingga pengamanannya membutuhkan usaha ataupun strategi yang tepat.

Aji, Ketua PKH Seyegan menambahkan bahwa jumlah KPM di wilayah Seyegan berjumlah 3882 KPM yang tersebar di 5 kalurahan yaitu Margodadi (622 KPM), Margokaton (508 KPM), Margoagung (898 KPM), Matgoluwih (830 KPM) dan Margomulyo (1015 KPM).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*