Sosialisasi Kesehatan Reproduksi bagi Caten Binwin Kecamatan Seyegan

Sebanyak sepuluh pasang caten (calon Penganten) di Wilayah Kecamatan Seyegan diundang pada kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) yang diadakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Seyegan pada hari Selasa, 25 Agustus 2020.
Kegiatan Binwin kali ini menitik beratkan pada persiapan bagi caten yang berkaitan dengan masalah kesehatan. Hadir sebagai nara sumber adalah Sumarsiyah, bidan senior yang didampingi oleh Sasriyanti, M Psi dari Puskesmas Seyegan.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Puskesmas Seyegan yang bekerjasama dengan KUA Seyegan yang mempersiapkan peserta binwin.

Sumarsiyah dalam paparannya nemberikan ilmu dalam kaitannya dengan kesehatan reproduksi bagi wanita dan pria. Ilmu ini sangatlah penting mengingat pendidikan sex pra nikah selama ini masih dianggap tabu. Sedangkan perkembangan teknologi informasi melalui internet maju demikian pesatnya. Sehingga perlu pendampingan dalam mempersiapkan caten yang akan memasuki biduk rumah tangga.
Kesehatan reproduksi ini merupakan materi pilihan mengingat materi ini menjadi bekal yang penting bagi pasangan muda. Dalam pembekalannya Sumarsiyah menyampaikan beberapa materi antara lain konsepsi dan kehamilan, siklus menstruasi, menghitung masa subur, mengenal alat genital pria dan wanita.
Pada kesempatan itu, diberi kesempatan pula kepada peserta untuk bertanya berkaitan dengan materi yang telah diberikan.

Sasriyanti, dalam kesempatan tersebut juga nemberikan materi yang diperlukan oleh caten yang dikemas dalam sebuah ulasan yaitu Perlukah Pernikahan Dipersiapkan?
Sebuah pertanyaan yang memerlukan pendalaman tentang bagaimana mempersiapan pernikahan dengan kematangan emosinal.
Lebih jauh, Susriyanti menyampaikan beberapa faktor pendukung untuk persiapan pernikahan, antara lain faktor personal yang berkaitan dengan kematangan emosi, komunikasi, tanggung jawab dan religiusitas. Sedangkan faktor lain yang tidak kalah penting adalah faktor hubungan yang mengetengahkan masalah kebersamaan, kekuatan, apresiasi, kepercayaan, respek dan toleransi.

Sebagai akhir dari kegiatan binwin bagi caten ini, Muhammad Jaelani, penyuluh dari KUA Kecamatan Seyegan memberi bekal tentang bagaimana mempersiapkan keluarga yang sakinah. Bekal yang sangat penting untuk mempersiapkan kualitas keluarga dalam mengarungi mahligai rumah tangga. Bekal agama yang kuat menjadi pondasi utama dalam ketahanan keluarga.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*