PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN DAN PELANTIKAN PERANGKAT DESA MARGODADI

Bertempat di Gedung Pertemuan Desa Margodadi, Kecamatan Seyegan, hari ini Rabu tanggal 22 April 2020 pukul 10.15 wib dilaksanakan Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Perangkat Desa Margodadi serta Serah Terima Jabatan Kepala Seksi Pemerintahan, Dukuh Jagalan, Dukuh Grogol.

Acara ini dihadiri oleh kepala Dinas PMD Kabupaten Sleman, Camat Seyegan, Danramil 13 Seyegan, Kapolsek Seyegan, Kepala KUA Seyegan, Kepala Puskesmas, Ketua BPD dan anggota, Calon terlantik, Perangkat Desa Margodadi dan Panitia Pemilihan.

Setelah pembukaan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, acara inti segera dimulai dengan Pembacaan Keputusan Kepala desa Margodadi :
– Nomor : 7/Kep.KD/MD/2020 tentang Pengangkatan Kepala Seksi Pemerintahan
– Nomor : 7A/Kep.KD/MD/2020 tentang Pengangkatan Dukuh Grogol
– Nomor : 7B/Kep.KD/MD/2020 tentang Pengangkatan Dukuh Jagalan
Acara dilanjutkan dengan Pengambilan sumpah oleh Subandi, Kepala Desa Margodadi kepada tiga perangkat terlantik. Sekaligus pembacaan naskah pelantikan oleh Kepala Desa.

Setelah itu dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pengambilan sumpah oleh Kasi Pemerintahan : Agus Sulistiyanto, Dukuh Grogol : Candra Setyawan Brata, SE dan Dukuh Jagakan : Amiek Ratnaningsih.
Setelah itu dilanjutkan Penanda Tanganan Berita Acara serah terima Jabatan dari pejabat lama ke pejabat baru dan penyerahan Petikan Surat Keputusan Kepala Desa kepada perangkat terlantik.

Sebelum acara penutup, ada sambutan yang disampaikan oleh camat Seyegan, R. Budi Pramono, SIP, MSi. Dalam sambutannya, Camat Seyegan berpesan kepada perangkat yang dilantik untuk menjaga amanah dalam bentuk peningkatan kinerja pelayanan di desa Margodadi yang semakin baik. Camat Seyegan menambahkan, perangkat desa dalam posisi sebagai birokrat harus mempunyai etika. Camat memberi contoh tentang filosofi bahwa perangkat desa dimasa lalu disebut sebagai “pangreh projo” yang lebih bermakna sebagai memerintah, sedangkan dimasa sekarang disebut “pamong projo” yang dimaknai sebagai melayani, baik masyarakat, instansi terkait, stake holder maupun pihak pihak terkait.

Lebih lanjut, camat Seyegan menerangkan bahwa desa sebagai sub system tidak mengambil langkah sendiri, otonomi desa harus dimaknai yang lebih baik.
Disamping itu perangkat desa haruslah mempunyai kompetensi yang meliputi 3 aspek yaitu skill, knowledge dan attitude. Ketiganya ini yang harus dituangkan dalam memberikan pelayanan. Demikian yang disampaikan oleh Camat Seyegan dalam pembekalan kepada perangkat desa terlantik.
Sambutan tersebut merupakan sambutan tunggal dan sebagai acara terakhir adalah doa penutup.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*