OPERASI PASAR KHUSUS GULA PASIR UNTUK WARGA KECAMATAN SEYEGAN

Bertempat di Pendopo Kecamatan Seyegan, hari ini, Jum’at 1 Mei 2020, PKK Kecamatan Seyegan bekerjasana dengan Dinas Perindag Kabupaten Sleman dan PT. Madu Baru melaksanakan Operasi Pasar khusus Gula Pasir untuk warga kecamatan Seyegan.

Kegiatan yang sedianya dimulai tepat pukul 09.00 itu terpaksa diajukan pukul 08.00 dikarenakan banyaknya calon pembeli yang sudah nengambil nomor antrian. Namun karena protokol pencegahan covid 19 untuk sosial distancing harus ditaati maka untuk menghindari kerumunan massa, pihak Kecamatan mengambil langkah untuk segera melayani warga yang akan membeli gula pasir yang seterusnya bisa langsung pulang.
Namun kebijakan yang diambil tersebut menimbulkan resiko untuk warga yang datang tepat pukul 09.00, ada yang tidak kebagian gula pasir.

Dalam operasi pasar kali ini, PT. MADU BARU melalui Dinas Perindag menyediakan gula pasir sebanyak 325 kg dengan harga per kilogramnya Rp 12.500,- dengan jumlah maksimal pembelian 2 kg/warga. Harga tersebut jauh dari harga yang ada di pasaran saat ini yang mencapai 17 ribu – 18 ribu per kilogramnya.
Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman, Ibu Kustini Sri Purnomo yang didampingi oleh Bp. Haris Martapa (Sekretaris Dinas), ibu Kurnia (Kabid Perdagangan), Ibu Yantini (Kasi Perdagangan Luar Negri) dari Disperindag Kab. Sleman.

Menurut ibu Yantini, operasi pasar khusus gula pasir ini dilaksakan untuk menstabilkan harga yang ada di pasaran sehingga sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) yaitu Rp 12.500,-/kg.
Disamping itu dengan operasi pasar tersebut tidak terjadi penimbunan ditingkat distributor atau bahkan oleh warga masyarakat itu sendiri. Diharapkan dengan operasi pasar khusus gula pasir ini, harga gula pasir di pasaran menjadi standart lagi.

Dalam sambutannya, ketua tim Penggerak PKK Kab. Sleman, ibu Kustini Sri Purnomo memberi arahan kepada warga masyarakat yang hadir dalam kaitannya dengan pencegahan covid 19 yaitu dengan mengingatkan untuk pemakaian masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan pemanfaatan halaman rumah dengan penanaman Toga (Tanaman Obat Keluarga). Dalam kesempatan itu pula, dari Tim PKK juga nembagikan masker dan stiker Germas yaitu gerakan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat.

Acara tersebut ditutup dengan penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh dr. Raudi Kamal yang menyampaikan tentang covid 19, dari mulai apa itu virus corona, penyebarannya dan bagaimana pencegahannya dengan cara memutus rantai penularannya.
Secara umum acara yang dihadiri oleh camat seyegan dan jajarannya tersebut berjalan dengan lancar. Namun seperti yang disampaikan oleh Bp. Djoko Muljanto, SP, Sekretaris Kecamatan Seyegan, untuk kuota jumlah gula pasir perlu dinaikkan volumenya mengingat banyak warga yang tidak kebagian, kalau perlu dinaikkan menjadi 1 ton begitu tambahnya.
Acara tersebut selesai sekitar pukul 10.30

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*