Dua Padukuhan di Margomulyo Siap Dukung Program TMMD

Kapanewon Seyegan pada tahun 2021 ini mendapat alokasi pembangunan dalam Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kabupaten Sleman. Pembangunan sarana umum yang berupa peningkatan jalan corblock tersebut mengambil lokasi di dua padukuhan yaitu padukuhan Sawahan dan Gerjen Kalurahan Margomulyo.
Pembangunan corblock tersebut sangat besar manfaat dan fungsinya bagi masyarakat karena merupakan akses jalur transportasi dan perekonomian warga terutama di dua padukuhan tersebut.
Sehubungan dengan pelaksanaan pembangunan tersebut maka LPMK Kalurahan Margomulyo bersama aparat teritorial yang ada di Koramil 13 Seyegan, mengadakan koordinasi dengan tokoh masyarakat yang ada di dua padukuhan.

Difasilitasi oleh Dukuh Sawahan, pada hari Selasa 31 Agustus 2021 dilaksanakan rapat koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan program TMMD tersebut.
Hadir dalam rakor tersebut adalah Suwantoro ( Babinsa), Sumantri (Koramil 13 Seyegan), Sutarto Agus Raharjo ( Ketua LPMK Margomulyo), Supriyono ( Dukuh Sawahan), Idham ( Dukuh Gerjen), tokoh masyarakat dari dua padukuhan dan pemilik sawah di lokasi pembangunan corblock.

Dalam pengarahannya, Suwantoro menjelaskan bahkan program pembangunan ini didesain sebagai wujud kemanunggalan antara TNI dan masyarakat, untuk itu harapannya dukungan dan respon dari masyarakat juga besar dalam pembangunan yang dikerjakan secara gotong royong tersebut.
Selanjutnya, Suwantoro juga menyampaikan bahwa kegiatan pra TMMD akan dilaksanakan pada tanggal 6 – 14 September 2021 dan setelah itu dilaksanakan selama sebulan penuh hingga 14 Oktober 2021.
Sumantri dari Koramil 13 Seyegan menambahkan bahwa selama pra TMMD, akan dimobilisasi personil TNI dari 17 Koramil dengan masing mading mengirimkan 1 personilnya. Disamping itu dari KODIM Sleman juga akan mengirimkan personilnya. Ada sekitar 20 personil TNI yang terlibat dalam kegiatan pra tersebut.

Selanjutnya dalam kegiatan berikutnya, personil yang dilibatkan mencapai 40 personil TNI. Harapannya dukungan dan respon masyarakat tidak kalah dengan TNI sebagai bentuk rasa syukur dan menumbuhkan kegotong royongan sebagai wujud kearifan lokal yang terus dijaga

Sutarto Agus R, selaku Ketua LPMK Kalurahan Margomulyo dalam pengarahannya menyampaikan tentang jadwal kerja bakti warga, jadwal logistik, persiapan tempat untuk meletakkan material, dan penebangan pohon yang mengganggu.
Sutarto mengharapkan kebersamaan warga dua padukuhan selalu dijaga sehingga dapat melibatkan seluruh warga tanpa kecuali. Sedangkan jadwal kerja bakti dan logistik diserahkan kepada dua Dukuh yang bersangkutan.
Rakor kemudian dilanjutkan diskusi berkaitan dengan aspek teknis dan non teknis yang akan dilaksanakan dalam program corblock mendatang
Sebagai penutup , Sumantri menambahkan bahwa pembangunan corblock tersebut dilaksanakan sepanjang 700 meter, dengan lebar 3 meter dan tebal 10 cm. Dalam pelaksanaan kerja bakti setiap harinya dimulai pada pukul 07.30 sampai pukul 15.00. namun bila volume pekerjaan harian sudah tercapai maka kerja bakti bisa dilaksanakan setengah hari.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*