Digital Marketing Solusi APBS dalam Masa Pandemi

APBS (Asosiasi Petani Buah Seyegan) di masa pandemi ini mengadakan kegiatan pembinaan dan penguatan kelembagaan bagi anggotanya sebagai upaya untuk memberi solusi di tengah pandemi covid 19.
Kegiatan yang dihelat pada hari Rabu (21 Oktober 2020), di Ruang Rapat I Lantai II Kapanewon Seyegan tersebut menghadirkan dua narasumber dari Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Sleman.
Difasilitasi oleh Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Seyegan, Siti Baroroh menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan bentuk pendampingan petani buah Seyegan untuk tetap eksis ditengah daya beli masyarakat yang menurun ditengah covid 19.

Siti Baroroh menambahkan dengan penguatan kelembagaan ini, ada harapan komoditas buah seyegan mulai dikenal dan pada saat yang tepat dapat diadakan deklarasi Agro Wisata Buah Seyegan.
Achmad Bintar, SE menjadi pembicara yang pertama dengan topik Managemen Pembiayaan Usaha. Banyak hal dikupas dalam makalahnya, antara lain :
– Kapan pembiayaan Usaha dibutuhkan
– Kegunaan permodalan
– Sumber Dana
– Strategi mendapatkan permodalan.

Hal tersebut sekaligus untuk menjawab pernasalahan pelaku usaha dalam permodalan. Masih banyak pelaku usaha yang mendapatkan keuntungan usaha habis untuk kebutuhan konsumtif artinya modal usaha digunakan bukan untuk keperluan usaha dan tidak berani berhutang untuk permodalan.
Achmad Bintar menambahkan fasilitasi untuk pelaku usaha bisa didapatkan dari berbagai lembaga seperti Perbankan, Lembaga Pembiayaan dan Fintech, Dana PKBL BUMN, Perguruan Tinggi, LSM, Koperasi, assosiasi usaha dan Kementerian terkait.
Dibagian akhir, Bintar menjelaskan tentang strategi mendapatkan permodalan yaitu
– Mengawali usaha dari modal sendiri.
– Menghitung kebutuhan tambahan modal sesuai kondisi
– Memiliki legalitas Usaha, dan
– Buat Rencana bisnis.

Materi yang kedua disampaikan oleh Yanuar Reza Yulias, S.TP dengan materi tentang Digital Marketing .
Dalam materinya, Yanuar nengenalkan tentang media digital marketing yaitu facebook, whatsapp, instagram, googleads, youtube, google bisnisku, website dan email.
Yanuar menambahkan sebagai persiapan utama adalah foto produk atau aktivitas, video produk, copywriting dan contact person.
Pada kesempatan tersebut, Yanuar mengajak peserta untuk praktek langsung dalam berjualan produk dengan teknik yang sederhana yaitu jualan via whatsapp, juslan via marketplace facebook dan jualan via googlebisnis.
Diperlukan jam terbang yang banyak untuk membiasakan pelaku usaha menggunakan perangkat teknologi kaitannya dengan digital marketing seperti ini, terlebih dimasa pandemi ini, pelaku usaha harus mampu menyikapi kondisi ditengah daya beli masyarakat yang menurun.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*